Sabtu, 09 Februari 2013

PENJAJAHAN MASA KINI



PENJAJAHAN PADA MASA KINI

Selama 67 tahun kita merdeka dari penjajahan bangsa asing, tapi kita belum merdeka dari penjajahan masa kini. Masih banyak orang yang terjajah oleh penjajah ini yang membuat negara kita dan para pemuda menjadi hancur. Penjajah masa kini dapat dilawan dengan iman, taqwa, dan akal sehat manusia. Penjajah – penjajah masa kini  contohnya yaitu:
  1. Narkoba.
  2. Korupsi.
  3. Terorisme.
  4. Seks bebas.
  5. Tindak kriminal.
  6. Penyalah gunakan IT, dll.
Di sini saya akan membahas tentang penjajahan oleh narkoba, karena narkoba dapat membuat para pemuda Indonesia menjadi hancur.

  1. Narkoba.
Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, obat, dan bahan berbahaya. Narkoba dikenal sejak zaman dahulu dan ada yang mengatakan berawal dari bangsa Sumeria di Mesopotamia sekitar tahun 3400 SM dengan sebutan Hul Gil atau tanaman kegembiraan (Opium), kemudian dikenalkan pada bangsa Assyrians, Babilonia, dan sampai ke Mesir. Semakin berkembangnya opium sampai menjadi bahan komuditi perdagangan lintas Negara. Penggunaan opium menjadi bahan pengobatan dikenal sejak “bapak pengbatan” Hippocrates membuang efek negatif  candu dan mengakuinya sebagai bagian dari pengobatan penghilang rasa sakit untuk menahan pedarahan pada pengobatan penyakit dalam, penyakit pada wanita, serta wabah. Hal ini di kenal sekitar 460 SM. Candu mulai dikenal padda bangsa Persia, India, dan Cina oleh pedagang Arab sekitar tahun 400SM. Sejak itu candu menghilang dari sejarah Eropa dan merupakn hal yang tabu untuk dibicarakan. Candu dikenal lagi sekitar abad 15 setelah Paracelsus mengenalkan opium sebagai obat yang disulap menjadi pil hitam yang dikenal dengan sebutan Stones of Immortaly (Batu Keabadian) sebagai penawar rasa sakit.
Candu mulai dikenal di kawasan Asia Tenggara sekitar abad ke-18, tepatnya sekitar tahun 1856 M, sejak para pedagang Eropa mulai masuk ke kawasan Asia Tenggara. Puncaknya pada era tahun 1940-an kawasan Asia Tenggara merupakan produksi opium terbesar yang mempengaruhi perdagangan opium di dunia. Pedagang Inggris membawa opium dengan jumlah besar ke Amerika Serikat. Walaupun dengan pajak yang tinggi mereka menyetujuinya, sebab kosumen narkoba sangat menjanjikan keuntungan besar. Sejak itu produksi opium sangat tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Pada abad sekarang ini dengan teknologi yang demikian canggih produksi narkoba semakin mudah dan semakin besar produksinya. Para pemakai akan semakin mudah mendapatkan barang haram tersebut. Masa remaja merupakan masa yang sangat rentan pada penyalahgunaan narkoba, Karen pada masa ini situasi dan kondisi remaja mengalami gejala perubahan yang memudahkan  untuk tergoda barang haram tersebut. Beberapa perubahan yang dialami atau dirasakan remaja seperti :
    1. perubahan fisik,
    2. emosional,
    3. intelektual,
    4. seksual,
    5. sosial.
Pengaruh dari semua perubahan yang para remaja alami itu, akan membawa dampak pada sikap sehari-hari dalam pergaulan, baik di sekoalah, rumah, atau di masyarakat. Pengaruh yang dirasakan remaja dari perubahan yang dialaminya selama dalam pergaulan itu di antaranya :
1.     pencarian jati diri,
2.     pemberontakan jiwa,
3.     pendirian labil,
4.     minat berubah-ubah,
5.     mudah terpengaruh,
6.     dorongan rasa ingin tahu sangat kuat.
Pada masa perubahan ini tidak menutup kemungkinan seorang remaja suatu saat bertemu dengan orang yang menawarkan narkoba. Dia akan mudah untuk mencobanya akibat sifat dari rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap hal yang baru, atau di saat situasi dirinya mengalami kendala hidupnya ia akan mencari sesuatu untuk lepas dari kendala itu dengan cara menggunakan narkoba.
Penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan narkoba oleh seseorang bukan unutk tujuan pengobatan , melainkan agar menikmati pengaruhnya. Faktor-faktor yang mendorong sorang remaja terjerumus ke dalam penylahgunaan narkoba antara lain :
1.      pengendalian diri yang lemah dan cenderung mencari sensasi,
2.      kondisi kehidupan keluargan,
3.      tempramen sulit,
4.      mengalami gangguan perilaku,
5.      suka menyendiri dan suka memberontak,
6.      prestasi sekolah rendah,
7.      tidak diterima di kelompok sebaya,
8.      berteman dengan pemakai narkoba,
9.      bersikap terhadap pemakai narkoba,
10.      mengenal narkoba di usia dini.
Apabila kita mengetahui ada faktor-faktor di atas yang mungkin ada dalam diri kita secepatnya kita mengantisipasinya, jangan sampai kita terjerumus pada lembah hitam yang sangat merugikan kita sendiri. Jenis-jenis narkoba antara lain:
1.      Ganja


 Ganja adalah jenis narkoba yang dikandung di dalam tanaman Ganja dan dipakai setelah dikeringkan. Penggunaan dengan cari dihisap. Ganja menyebabkan daya khayal tinggi dan persepsi pendengaran  dan penglihatan lebih semarak.

2.      Heroin/Putauw
 
Heroin merupakan narkotika golongan 1 berupa serbuk putih. Digunakan dengan cara disuntiksn ke dalam pembuluh darah atau dihisap setelah dibakar. Menyebabkan kantuk, menghilang rasa nyeri, perhatian dan daya ingat terganggu, membuat pupil mata mengecil dan gerakan lamban.

3.     Obat Penenang/Obat Tidur

Jennies narkoba ini bekerja menekan kerja otak, seperti: Pil BK, Dum, MG, Rohyp, Lexo, Pil koplo, umumnya digunakan dengan diminum. Pemakai akan tenang, kantuk, jaln sempoyongan, gerak lamban, bila dosis besar akan terjadi koma.

4.      Ekstasi(XTC)
 
Narkoba ini termasuk jenis amfetamin atau stimulant untuk meningkatkan kerja otak, dibuat pabrikk dengan warna-warni. Penggunaan dilakukan diminum. Jenis psikotropika golongan 1 . Dampak pemakian antara lain orang akan menjadi gembira, percaya diri, mudah akrab, berkeringat, haus, bergerak terus, rahang berkerut, bola mata bergerak-gerak, gemetar, sulit tidur, jantung berdebar.

5.      Shabu-Shabu
 
Jenis narkoba amfetamin psikotropika 1 dengan bentuk kristal putih, dengan cara pemakain di taruh di dalam rokok, disedot melalui hidung. Dampaknya orang jadi gembira, rasa percaya diri, kemudian jadi murung, dan menimbulkan halusinasi, sulit tidur, jantung berdebar, sikap agresif, berbuat keji, akal sehat hilang, akan ketergantungan, gangguan jiwa, dan menimbulkan penyakit Parkinson.

6.      Inhalansia (uap yang dihirup) dan Solven (zat pelarut)
 
Zat yang digunakn merupakan merupakan gambungan bahan kimia yang mudah menguap, seperti: thiner, aerosol, lem, bensin, dan lain-lain. Dampak dari pemakian yaitu, kondisi tubuh jadi gembira, jalan sempoyongan, bicara cadel, ngantuk, tidur, koma, dan mati.

7.      Alkohol
 
Ada beberapa minuman beralkohol dengan takaran atau kadar alkohol/ etanol, minuman keras golongan A kadar etanol 1-5% seperti Bir, minuman keras golongan B kadar 5-20% seperti jenis minuman anggur, minuman keras golongan C kadar 20-45% seperti wiski, rum, gin, vodka, brandi, dll. Dampak bagi pemakainya adalah rileks, mabuk, gangguan koordinasi tabuh, rasa malu dan takut berkurang.

8.      Nikotin

Nikotin merupakan racun yang terkandung di dalam tembakau yang menyebabkan ketergantungan, dan masuk ke dalam tubuh dengan cara hisapan rokok, cigarette, cerutu. Dampak bagi perokok gigi dan kuku berwarna cokelat, denyut jantung bertambah, tekanan darah meningkat, selain itu akan menyebabkan kanker, jantung, dan paru-paru